Pengenalan Literasi di Lingkungan Pesantren
Kata Kunci:
Pesantren; budaya literasi; literasi digital; ekoliterasi; literasi kesehatan mental; moderasi beragama.Abstrak
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat budaya literasi santri di lingkungan pesantren Ciputat, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat melalui pendekatan literasi multidimensi yang terintegrasi dengan kultur pesantren. Permasalahan utama yang ditemukan pada tahap awal meliputi belum terstrukturnya program literasi baca-tulis, rendahnya minat baca terhadap bacaan umum, pemanfaatan media digital yang cenderung konsumtif, serta belum optimalnya integrasi literasi tematik seperti literasi lingkungan dan kesehatan mental. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui tahapan koordinasi, pemetaan kondisi literasi, sosialisasi, pendampingan, pelatihan, dan evaluasi reflektif. Program kegiatan meliputi penguatan literasi baca-tulis, literasi digital berbasis etika pesantren, penguatan literasi bahasa asing (Inggris dan Arab) melalui materi kontekstual dan media interaktif, serta integrasi ekoliterasi, moderasi beragama, dan literasi kesehatan mental remaja. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran santri terhadap pentingnya literasi sebagai kecakapan akademik dan sosial, terbentuknya aktivitas literasi produktif melalui membaca terarah dan latihan menulis, serta munculnya perubahan perilaku positif seperti penggunaan media digital yang lebih bijak, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, dan meningkatnya pemahaman tentang kesehatan mental. Dengan demikian, penguatan literasi di pesantren efektif dilakukan melalui strategi integratif, partisipatif, dan berkelanjutan dengan dukungan kebijakan internal pesantren serta inovasi media pembelajaran.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Arip hidayat, Andriyana, Ida Hamidah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

